Oleh : Ratna Herman
Pada tanggal 10 Desember 2002, saya dan suami diundang oleh Ibu Tabitha untuk pelayanan di rumahnya di Komplek Airmantan, Banjarmasin. Saya sekeluarga sedang berkunjung ke rumah orang tua di Banjarmasin dan memang, saya sudah lama sekali (sejak lahir baru bulan September 2000) rindu untuk adanya terobosan-terobosan di Banjarmasin.
Saya suka berkata kepada suami saya: "Masa di Pontianak Gereja RDSB sudah mengadakan KKR beberapa kali dan banyak yang dijamah Tuhan, di Muara Teweh juga sudah ada Gereja RDSB dan setiap saat terjadi mujizat Tuhan, tetapi di Banjarmasin adem ayem saja!"
Roh saya mendidih dan saya berdoa untuk ada revival atau Kebangkitan Rohani di Banjarmasin. Pikir saya, siapa lagi yang akan pergi memberitakan Injil kalau bukan orang-orang yang "dahulu" berasal dari Banjar? Tidak tunggu-tunggu nanti dan saya tunda-tunda, karena saya akan melakukannya bersama Roh Kudus, apalagi saya mendapat peneguhan dari Lukas 4: 43: Tetapi Ia berkata kepada mereka, "Juga di kota kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”
Pelayanan pada tanggal 10 ini adalah awal yang luar biasa. Roh Kudus menyatakan begitu berlimpah karunia hikmat dan marifat pada saya. Seorang gadis minta didoakan untuk pasangan hidup. Wah saya berkata: "Halleluyah, pas benar nih... saya kan sudah ikut seminar keluarga.” Saya sampaikan firman Kristus bahwa soal pasangan hidup itu diatur oleh Allah. Setelah itu saya doakan dan patahkan kutuk dari nenek moyangnya. Luar biasa sekali Roh Kudus bekerja! Saya mendapat penglihatan pada saat saya mendoakan gadis ini: gadis ini memakai pakaian hitam seperti pakaian adat untuk suatu acara ritual lengkap dengan pedupaan, air kembang, dan mantera-mantera yang mengelilingi tubuhnya. Kemudian Dalam Nama Tuhan Yesus, saya patahkan kuasa okultisme dan tengking semua roh-roh yang mengikat gadis ini. Dia bermanifestasi dengan terus menangis.
Setelah selesai, saya bertanya tentang semua pernyataan Roh Kudus yang telah disampaikan kepadaya dan dia berkata, "Benar.” Ternyata dia adalah keturunan dukun dari sebuah suku di pedalaman. Dia pernah mengikuti acara ritual dan tubuhnya pernah dirajah dengan mantera-mantera." Gadis ini juga mengatakan bahwa dia sudah pernah dilayani pelepasan di gereja tetapi tidak pernah mengalami hal yang sedahsyat ini bersama Urapan Roh Kudus. Gadis ini mengatakan bahwa pelayanan yang seperti inilah yang selama ini dia rindukan, dimana tanpa konselingpun ternyata segala sesuatu tidak dapat tersembunyi di hadapan Tuhan. Halleluyah! Tuhan Yesus memang selalu membuatku terpesona.
Ada juga seorang ibu yang hadir pada saat pelayanan ini, dan Roh Kudus memberi pernyataan, bahwa ibu ini mengalami masalah di perutnya. Saya melihat di dalam vision, ada sebuah goresan horizontal di perut ibu ini. Saya bertanya pada Roh Kudus, "Apa itu?" Dan Roh Kudus katakan bahwa yang saya lihat itu adalah bekas operasi tumor. Sayang sekali, ibu itu keburu pulang sebelum didoakan karena ia harus menjaga cucunya.
Kemudian Ibu Tabitha meminta supaya ada pelayanan kembali sebelum kami pulang ke Jakarta. Juga beliau berharap saya bisa bertemu dengan Ibu Pendeta Tundang. Saya sudah mengenal Ibu Tundang di Gereja RDSB Gapuramas pada saat pelayanan pelepasan. Ternyata Ibu Tundang mengalami hal-hal yang luar biasa bersama Roh Kudus saat dilayani oleh Bpk. Pnt. Andereas Samudera di Gereja RDSB Bali. Sejak itu beliau selalu hadir di Gereja RDSB Plaza Sentral apabila berada di Jakarta. Dua hari kemudian, kami datang ke rumah Ibu Tabitha dan berdoa bersama dengan Ibu Tundang. Kami memuji dan menyembah dan hadirat Allah luar biasa, sampai kami dipuaskan dengan urapan yang dasyat.
Roh Kudus memberi pernyataan-pernyataan kepada setiap kami dan kami saling mendoakan. Ibu Tabitha juga sudah tidak merasa mual lagi, sudah benar benar sembuh. Juga keluarga Ibu Tundang dipersatukan kembali oleh Tuhan serta gadis yang kemarin hadir, sekarang juga bergabung berdoa untuk adik laki lakinya dan keluarganya.
Ibu Tundang menelpon saya. Dan menanyakan apakah saya bisa pelayanan lagi karena banyak jiwa baru dan mereka semua haus akan kebenaran Firman Allah. Pada pelayanan ini kami melayani seorang ibu, beberapa gadis, dan seorang pemuda yang merupakan adik si gadis yang sudah dilayani tersebut. Tuhan Yesus adalah jawaban doanya.
Saya menanyakan apakah mereka kenal Tuhan Yesus secara pribadi? Apakah mereka sudah lahir baru? Sungguh memprihatinkan bahwa banyak orang Kristen mengaku Kristen tetapi tidak mengenal Yesus.
Saya sampaikan Firman dari Yohanes 3: 1-6 Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya." Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
Dan dari Wahyu 3: 20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
Juga Roma 10: 10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Efesus 1: 13-14 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu - di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya
Dari Yohanes 1: 12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Puji Tuhan, mereka semua mau membuka hati dan mau mengundang Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Luar biasa, Firman Kristus itu bagaikan Pedang bermata dua yang menusuk amat dalam!
Ibrani 4: 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Kemudian saya materaikan dengan Roh Kudus dan mengalirkan urapan Roh Kudus. Satu-persatu saya tumpangi tangan dan doakan dan patahkan kutuk nenek moyang, kutuk sakit penyakit, kemiskinan dan roh agamawi serta roh okultisme.
Pada saat saya menumpangkan tangan pada seorang pemuda, saya merasakan kepala pemuda ini panas dan bergerak-gerak menerima urapan. Seketika itu juga saya ingat akan khotbah Bpk. Andereas: kalau orang sensitive itu berbeda dengan orang yang "dingin". Halleluyah...! Saya bersorak dan mengucap syukur, bersama dengan Roh Kudus saya mengalami hal-hal yang luar biasa. Pemuda ini bermanifestasi saat diputuskan dengan kutuk-kutuk nenek moyangnya. Dan kemudian kakaknya bersaksi bahwa setelah itu pemuda ini mau ke gereja Bethany.
Roh Kudus juga menyatakan bahwa gadis yang duduk dihadapan saya dikuasai oleh roh orang mati wanita dewasa yang membuat gadis ini banyak melirik, tersipu dan bersikap genit. Setelah saya doakan dan tengking roh orang matinya, puji Tuhan, gadis ini bisa bersikap normal. Bahkan pada pertemuan berikutnya, dia minta didoakan agar mendapat bahasa Roh. Setelah didoakan, gadis ini roboh dan berbahasa Roh juga mendapat urapan sukacita.
Saya mengucap syukur. Tuhan sudah membuka pintu pelayanan di Banjarmasin dan kami juga diminta untuk melayani di sebuah gereja di Palangkaraya. Masih banyak sekali saudara-saudara kita yang Kristen di Palang Pisau, Kuala Kapuas, Pangkuh dan desa sekitarnya yang haus akan Kebenaran Firman.
Matius 28: 19 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.”
Tuhan saya mau pergi dan lakukan firman ini. Segala Puji Hormat, Kemuliaan dan Kuasa hanya bagi Yesus Tuhan kita. AMIN.