Edisi Kedelapan - Maret | April | Mei 2003





Halaman Muka


Cari Kata:
Dari Situs :


Kantor Redaksi :
Gedung RDSB Lt.2
Jl. Soekarno-Hatta 73
Bandung - Indonesia

Account Bank :
Bank Central Asia
Sumbersari - Bandung
Ac. 157 11 888 78
an. R. Iwan Indra Irawan



Statistik Pengunjung

Administrator




Minggu, Mei 11, 2003

Kado Tahun Baru Dari Tuhan

Oleh : Meike Sumeler

Syalom Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus, Dalam Retreat Nasional RDSB tanggal 30 Desember 2002 sampai dengan 1 Januari 2003 di Villa Via Renata Puncak, saya mendapat berbagai kado Tahun Baru dari Tuhan secara luar biasa:

Pertama Setelah memakan manna sorgawi dari Tuhan pada tanggal 31 Desember 2002, maka gangguan di dada saya seketika lenyap.

Kedua Tanggal 1 Januari 2003 saat Perjamuan Kudus di retreat maka suami saya membagikan sepotong manna yang ia te-rima dari Mrs. Kaye kepada saya dan ketika memakannya maka sejak saat itu saya mendapati hati nurani saya betul-betul terasa bersih, jernih dan murni sekali, semua goresan-goresan di sana hilang lenyap tanpa bekas lagi secara instant dan semangat saya bangkit dan roh saya kembali menyala-nyala. Ada tekad baru di hati saya, “Tahun 2003 aku akan hidup persis sama seperti Tuhan Yesus hidup, aku akan melakukan pekerjaan yang Ia lakukan dan berikan kepadaku”. Beberapa bulan sebelum ini memang ada tekanan besar di hati saya dan semakin hari semakin besar dan ini membuat saya merasa cape sekali secara tubuh dan jiwa. Saya mulai kehilangan damai sejahtera dengan Hamba Tuhan, sebab dalam kenyataannya apa yang diajarkannya seringkali tidak sesuai dengan kesehariannya. Sehingga hamba Tuhan yang katanya menjadi terang dan garam, tidak dapat muncul dengan optimal. Dan sayangnya semua hal itu membuat saya menjadi semakin 'menderita' dan mulai timbul dakwaan di hati dan karena saya mulai mendakwa maka iblispun punya alasan mendakwa saya juga di dalam hati sehingga kotorlah hati nurani ini, hal ini membuat semangat saya mulai pudar diikuti oleh memudarnya urapan Roh Kudus yang ada di dalam diri saya. Jadi terangnya meredup dan garamnya juga ikut menjadi hambar. Tapi puji Tuhan, di tahun baru itu dengan Kasih dan Kuasa Tuhan saya boleh dipulihkan betul-betul oleh Tuhan. Praise The Lord.

Ketiga Tanggal 31 Desember 2002 setelah Pak Andereas membawa khotbah, Pak. Andereas kemudian memanggil para Kepala Rumah Tangga untuk maju ke depan untuk diurapi dan diberkati menjadi Kepala-Kelapa Rumah Tangga yang berkenan kepada Tuhan. Terus terang ini adalah salah satu kado terbesar dalam hidup saya juga sebab sudah bertahun-tahun lamanya saya pernah berpikir dan berharap, "Kapan Tuhan menggerakkan hati Pak Andereas atau Pak Daud Raubun untuk melakukan hal ini bagi para keluarga Allah yang masih ada di muka bumi ini?" bahkan saya mulai membayangkan Pak Andereas melakukan hal itu di dalam imajinasi saya dan hari ini semuanya terjadi dengan begitu indah dan luar biasa. Sebab sudah sejak lama saya tahu para lelaki harus cepat menduduki posisi yang disediakan Allah baginya dan melakukan bagian yang disediakan Allah baginya dengan benar dan baik, karena Allah memberikan padanya otoritas untuk memimpin isteri dan anak-anaknya dalam jalan kebenaran Tuhan. Itu sebabnya di tahun-tahun lampau terus dilakukan Seminar "Maximized Manhood" dimana-mana, untuk apa? Untuk mengembalikan para lelaki, para Kepala Rumah Tangga pada posisi, otorias dan porsi bagiannya yang benar dan baik yang diberikan oleh Tuhan. Sebab keluarga yang berkenan kepada Allah akan menghasilkan bangsa yang berkenan kepada Allah, keluarga yang hidup dalam kebenaran firman Allah akan menghasilkan bangsa yang hidup pula dalam kebenaran firman Allah. Keluarga yang menjadi 'more than conquer' akan menghasilkan bangsa yang lebih daripada pemenang pula. Transformasipun boleh terjadi secara total di bangsa dan negeri tercinta ini. Dan apa yang saya dambakan selama bertahun-tahun ini ternyata siang ini dilakukan oleh Tuhan, sungguh luar biasa Tuhan kita.

Keempat Saya menaruh respect yang dalam kepada kedua hamba Tuhan yang diundang dari Amerika ini, yaitu : Harold dan Kaye Beyer karena melihat betapa sederhana, polos, rendah hati dan cinta yang begitu mendalam dari mereka kepada Tuhan. Semua anak-anak Allah pasti pengin memiliki semua ini, dan Tuhan katakan kepada saya, "Kesederhaan, kepolosan, kerendahan hati, kasih yang begitu mendalam kepada Tuhan dan manusia, itu adalah bagian-bagian berkat terbesar yang Allah berikan kepada setiap anak-anakNya" jadi buka hati untuk menerima semua berkat yang telah disediakan oleh Allah Bapa itu dan otomatis terang kita akan bercahaya begitu gemerlap dalam kegelapan dunia ini dan garam dalam diri kita dapat dirasakan oleh semua orang yang ada di sekitar kita, karena KASIH ALLAH nyata ada dalam hidup kita.

Kelima Hari ini tanggal 9 Januari 2003 saya dengar kesaksian dari kakak perempuan saya yang ikut KKR di RDSB -Annex, Jakarta pada tanggal 7 Januari 2003 dan mendapatkan manna sorgawi tersebut, ketika kemarin ia tensi darah maka ia dan dokternya sama-sama kaget dan terheran-heran (sampai di tensi 9 kali berturut-turut) karena selama puluhan tahun tensi darahnya paling rendah 150/100 dan lebih sering 190/120 sekarang menjadi 120/90, hal yang ia belum pernah alami selama ini, haleluyah...! Materi dari sorga yang Tuhan berikan secara special kepada anak-anakNya yang Ia kasihi, walaupun kecil saja materinya tetapi berkatnya luuaaarrrbiasa...haleluyah! Terima kasih Tuhan, segala hormat, pujian dan kemuliaan hanya bagi namaMu saja.






BeritaSorgawi.com
Hak Cipta 2001-2003