Dalam kitab Bilangan enam ayat 25 dikatakan "Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia", sesuatu yang perlu kita renungkan ialah kepada siapa sinar wajahNya diberikan ? Kita mendengar nubuatan untuk indonesia, bahwa tahun ini tidak lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan suatu vision sebuah bangunan yang akan runtuh satu persatu. Kalau bangunan itu adalah gereja atau anak- anak allah, adalah suatu hal yang sangat mengerikan bahwa tahun ini akan banyak gereja Tuhan yang akan runtuh. Saya percaya yang mampu berdiri dalam situasi saat ini hanyalah gereja Tuhan yang disinari oleh sinar wajah-Nya. Lalu syarat apa yang diminta atau harus dilakukan supaya kita mampu bertahan ? Melihat kepada tokoh Yosua,abdi Musa yang masih muda,Yosua memiliki iman atas janji-janji Allah,oleh sebab itu Ia tidak gentar menghadapi bangsa Enak dalam upaya memperoleh Tanah Kanaan. Allah selalu memberikan pertambahan yang lebih dan lebih lagi kapada orang yang beriman kepadaNya (Mzm 115 :13-14,NKJ). Demikian juga kepada Yosua, Yosua diberikan kepercayaan untuk memimpin bangsa israel menggantikan Musa melalui penumpangan tangan oleh Musa dihadapan imam-imam dan bangsa Israel. Allah memerintahkan Musa untuk mentransfer roh kebijaksanaan dan kewibawaan agar semua bangsa Israel mau mendengarkan Yosua (Ul.34 :9; Bil.27:18-20). Kalau kita teliti Yosua 1 ayat 1 sampai 9, meskipun Yosua telah ditabiskan,tetap ada kecemasan dalam hatinya sehingga Allah memberikan dukungan dengan tiga kali Allah mengatakan kuatkan dan teguhkan hatimu,dua kali Allah mengatakan bahwa Ia menyertai dan tidak meninggalkan dan dua kali untuk merenungkan firman sehingga pada akhirnya keberhasilan dan keberuntungan menyertai bangsa Israel.
Benang merah yang dapat kita tarik disini adalah bahwa dengan memperkatakan firman,merenungkannya dan melakukannya setiap hari menjadi kunci keberhasilan Yosua dan bangsa israel. Memperkatakan dan merenungkan dapat disederhanakan dengan kata mendengar sehingga inti yang didapat adalah mendengar dan melakukan (hear & do) firman Allah. Sehingga saya percaya bahwa orang yang mendengar dan melakukan firman Allah adalah orang yang disinari oleh terang wajah Allah dan orang ini adalah orang yang berhasil dan beruntung atau berkemakmuran. Dan siapakah Generasi Yosua - atau Generasi Yesus dalam bahasa yang lain - diakhir jaman ini ? Tidak lain adalah generasi yang mau mendengar dan melakukan firman Allah dan mereka berkemakmuran dengan tidak dipengaruhi oleh situasi dan keadaan. Yoh 5:24; Kol 1:13 berkata kita yang mendengar, percaya dan mengaku Yesus adalah Tuhan, kita telah dipindahkan dari daerah maut,dosa,kepada daerah kehidupan kekal,kerajaan Yesus yang terang.
Dalam Mzm 66:12 (NKJ),Daud juga berkata tentang perpindahan daerah dari perbudakan ke daerah kelimpahan atau kemakmuran dan kita semua saat ini telah menyadari sepenuhnya berdiri didaerah kemakmuran tsb,dan untuk dapat menikmati kelimpahan (kemakmuran) (1 Tim 6 :17) tsb kita harus mendengar dan melakukan firman Allah. Luk 8:21 Yesus berkata bahwa yang menjadi saudara-saudaraKu adalah mereka yang mendengarkan Aku dan melakukannya; dan apakah saudara saat ini masuk dalam Generasi Yesus dan menjadi saudara dari Tuhan Yesus ?
Pasti ! Dan engkau akan berhasil,beruntung,berkelimpahan,dan berkemakmuran dalam rohani, jasmani, materi, keuangan, pelayanan,kehidupan keluarga,hubungan sosial,pekerjaan,usaha; karena sinar wajah-Nya akan terus menyinarimu dan engkau tidak dipengaruhi oleh keadaan indonesia yang semakin buruk. Amin.