Edisi Kedelapan - Maret | April | Mei 2003





Halaman Muka


Cari Kata:
Dari Situs :


Kantor Redaksi :
Gedung RDSB Lt.2
Jl. Soekarno-Hatta 73
Bandung - Indonesia

Account Bank :
Bank Central Asia
Sumbersari - Bandung
Ac. 157 11 888 78
an. R. Iwan Indra Irawan



Statistik Pengunjung

Administrator




Senin, Januari 20, 2003

Sebuah Langkah Baru Gereja RDSB Bali

Oleh : Ev. Fritz Petra Leman

Sebuah perjalanan yang cukup panjang dan mengesankan untuk menuju suatu permulaan langkah yang baru bagi Gereja Rumah Doa Segala Bangsa-Bali. Dimulai ketika saya ada dalam perjalanan menuju Bali bulan Maret 2001. Roh Kudus memberikan ayat kepada saya di dalam Hosea 10: 1: “… Makin banyak buahnya, makin banyak dibuah mezbah-mezbah, makin baik tanahnya dibuatnya tugu-tugu berhala.” Tidak terlintas dalam pikiran saya bahwa pernyataan itu adalah daerah yang saya tuju. Bali memang keadaanya seperti itu. Roh Kudus mengajar dalam hati saya bahwa yang saya lakukan adalah membangun dan mempersiapkan sesuatu untuk Allah.

Yesaya 58: 12: “Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni".

Ayat ini ada di dalam pikiran saya. Sesuatu yang bagi saya itu tidak mungkin dan rasanya tidak benar! Tapi Allah tidak pernah berubah. Dia hanya perlu satu orang yang mau seperti Abraham untuk bangsa-bangsa. Yakub membuat satu bangsa yaitu bagsa Israel, Yunus untuk bangsa Niniwe, jadi saya berjalan dengan iman untuk sebuah panggilan Allah.

Bulan-bulan pertama kami berdoa dan berdoa bersama-sama dengan para pengerja Tuhan yang lain. Allah mulai memperbaiki cara beribadah dan penyembahan kami serta mengajar worship leader dan singers. Lalu Tuhan mulai membuka tempat-tempat pemuridan. Pemuridan bagi kami merupakan visi Allah karena melalui pemuridan, jiwa-jiwa baru dapat dijangkau dengan efektif sehingga pemuridan sangat diperlukan. Adanya KPP, Seminar Nubuatan dan Acara Paskah adalah untuk peneguhan dan membangun beberapa bagian gereja yang belum bertumbuh. Satu hal yang belum tersedia adalah tempat Ibadah gereja yang tetap. Selama ini tempat ibadah berpindah-pindah, sering memakai tempat yang juga ditempati bersama dengan acara-acara orang lain.

Akhirnya kami mengalah dan kebaktian gereja pindah ke sekretariat. Delapan bulan yang lalu kami dengan para pengerja terus berdoa minta tempat ibadah yang tetap, walaupun belum ada kesatuan hati mengenai bentuk dan dimana atau bagaimanakah tempat ibadah yang baru yang kami perlukan itu.

Ketika Bapak Pnt. Andereas Samudera dan Ibu Pnt. Dorcas Daud tiba di Bali untuk mendoakan para pengerja satu persatu, mereka memberikan nasehat kepada kami, “Dibutuhkan sebuah team yang sehati berdoa untuk membawa segala hal yang ada ke hadapan Tuhan.” Maka kami lebih bersehati lagi berdoa untuk satu tujuan yaitu keyakinan bahwa Allah pasti membuat banyak terobosan yang baru bagi Gereja RDSB-Bali. Beberapa pengerja mulai mencari tempat beribadah berupa ruko. Memang ada beberapa pilihan yang sudah tersedia, tetapi rasanya belum tepat karena Ibu Daud juga memberikan nasehat, supaya untuk mencari sesuatu yang sesuai dengan iman kita juga. Kami memilki beberapa inspirasi sebagai penuntun kami untuk mencari tempat ibadah yang cocok. Penuntun pertama, ruko lebih baik dijalan yang besar sehingga mudah dijangkau oleh jemaat. Penuntun kedua adalah, tempat ibadah ruko lantai 2. Pikiran saya meyakini kemungkinan ruko yang kami tempati berlantai dua.

Ketika KPP bulan Agustus di Jakarta dan saya berangkat ke Jakarta, seorang pengerja bernama Teddy memberi tahu ada ruku di jalan Wahidin dan di jalan Gatsu dengan harga kontrak yang tidak terlalu besar. “Berdoa saja yang mana yang Tuhan suruh kita pakai,” sahut saya. Pada bulan Oktober, Allah menuntun saya berdoa puasa lima puluh hari. Sekitar hari yang ke dua belas, Allah berkata kepada saya, “Pergi ke utara dan ke barat sedikit.” Itulah tempat yang diberikan Tuhan. Ketika pergi melihat alamat ruko yang ada di jalan Gatsu, Roh Kudus menggerakkan saya untuk melihat ke dalamnya. Jadi saya berkata kepada beberapa pengerja di sekretariat, “Yuk kita lihat dalamnya ruko itu, saya ingin lihat dalamnya.” Ketika kami masuk ke dalam dan berdoa bersama, terasa ada getaran rohani yang luar biasa. Allah memberikan kegentaran pada perkemahan musuh sampai rasanya gedung itu bergetar seperti ada gempa kecil.

Tanggal 10 Oktober 2002, Allah Bapa Sorgawi memberikan ruko itu sebagai Tempat Ibadah Gereja Rumah Doa Segala Bangsa-Bali. Negosiasi yang tidak sukar, hanya 20 menit telah disetujui biya kontrak Rp. 11 juta rupiah pertahun. Padahal dua hari sebelumnya sudah ada orang yang mau mengontrak dengan harga yang lebih tinggi dari kami. Tetapi tidak tahu kenapa, belum selesai-selesai juga negosiasinya. Itu karena Allah sedang bekerja. Allah juga telah menyiapkan peralatan sekat-sekatnya dan pintu-pintu serta kusen-kusen yang masih baru. Karena tempat itu bekas tempat kontraktor dan ruang-ruang bersekat itu masih tinggal disana, kami hanya tinggal memindahkan beberapa sekat saja. Dengan pembayaran dua kali, yakni bulan November dan Desember, tempat itu dikontrak untuk tempat ibadah Gereja RDSB-Bali. Halleluya!

Saya memberitahu Bapak Pnt. Daud Raubun tentang hal ini, beliau begitu antusias dan memberikan dukungan hingga begitu meneguhkan kami untuk maju terus. Tidak lebih dari sebulan, tempat tersebut sudah dipakai untuk tempat ibadah. Pada tanggal 16 November 2002, diadakan Baptisan Kudus bagi 17 orang anak Tuhan yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, juga sudah mengalami mujizat dan yang tadinya menganut kepercayaan lain. Mereka semua ikut pemuridan sehingga akhirnya mengerti tentang Tuhan Yesus dan kebenaran Firman-Nya sehingga mengambil keputusan untuk memberikan diri untuk dibaptis. Glory! Dan tanggal 17 November 2002, diadakan Kebaktian Pengucapan Syukur kepada Allah yang telah memberikan tempat ibadah gereja RDSB-Bali yang tepat dalam waktu yang tepat pula. Kami rasanya seperti mendapat “lucky draw.”

Tapi pekerjaan Allah memang tidak pernah ada yang kebetulan, semuanya berjalan iya dan amin! Dengan berlalunya waktu, Allah ternyata juga sudah menambakan jumlah umat-Nya untuk beribadah di gereja ini. Tempat-tempat pemuridan yang baru pun dibuka bahkan disertai dengan mujizat-mujizat dan tanda-tanda ajaib sesuai janji firman-Nya. Allah juga membuka kerjasama-kerjasama dengan tubuh-tubuh Kristus lain, jadi kita merasa satu keluarga Kerajaan Allah, semuanya merasa sukacita, terlebih-lebih lagi karena kita semua menghasilkan buah-buah kebenaran bagi pelayanan tubuh Kristus.

Kalau Anda datang ke Bali dan datang ke Gereja RDSB-Bali, Anda akan menemukan angka 10 atau 100 yang dominan. Ini bukan suatu kebetulan. Dihubungi pada tanggal sepuluh bulan sepuluh dengan alamat nomor seratus satu (101xx). Roh Kudus telah memberitahu tentang hal ini di dalam hatiku dengan sedikit bercanda. “Lihat seratus satuxx, Aku akan menambahkan bilanganmu seratus kali lipat dalam waktu dekat; bukan satu kali lipat tapi dua kali lipat ganda.” Halleluya! Saya menghitung di dalam hati, kalau umat Tuhan yang saat ini beribadah di RDSB 50-60 orang, maka dalam waktu dekat akan berkembang dan mengalami ledakkan dahsyat yakni 50 x 100 = 500; 500x 100 = 50.000. Ini janji Tuhan yang akan digenapi-Nya. Bersama pengerja-pengerja yang lain kami percaya, apabila Tuhan sudah membuat mujizat-mujizat yang ajaib sebelumnya, tidak mustahil bagi Dia untuk membuat mujizat di dalam pertambahan jiwa-jiwa yang bertobat juga. Walaupun beberapa peralatan gereja belum memadai seperti kursi, AC, Sound system serta alat-alat musik, kami tetap percaya Allah yang telah memulai awal yang baru ini akan turut memperlengkapi dan mencukupkan di dalam waktu dekat besamaan dengan jiwa-jiwa baru yang datang.
Inilah tempat Ibadah kami:
GEREJA RUMAH DOA SEGALA BANGSA - BALI
Jl. Gatot Subroto Barat 101xx
Denpasar Bali
Telepon: (0361) 5415069
Sekretariat Gereja RDSB - Bali masih di:
Jl. Nangka Selatan, Gg, Cendrawasih 1 no:23
Denpasar-Bali

WAKTU PELAYANAN


  • Setiap Minggu Pagi Pk. 09.00-12.00 Wita: Kebaktian Doa dan Mujizat
  • Setiap Minggu Sore jam 18.00-20.00 Wita: Ibadah Raya
  • Hari Selasa, Rabu, Kamis
    Jam: 10.00-16.00 Wita: Pelayanan Pribadi
  • Hari Sabtu jam 13.00-15 Wita: Doa Puasa
  • Apabila Anda tergerak untuk menabur di ladang-Nya melalui Gereja RDSB-Bali, Anda dapat mentransferkannya melalui rekening bank:
    Ac. 0401383025 Bank BCA Denpasar

    Ini adalah suatu awal yang baru yang akan berkembang dengan dahsyat bersama kuasa Tuhan. Mari kita kerjakan panggilan-Nya bersama-sama! Amin.







    BeritaSorgawi.com
    Hak Cipta 2001-2003