Di tahun 2002 pada tanggal 13 September yang lalu, Gereja Rumah Doa Segala Bangsa Jemaat Kuasa Allah telah genap berusia 4 tahun. Usia yang cukup muda, namun kami tidak memanjakan diri dengan pelayanan yang asal-asalan dan santai. Hal ini sangat kami sadari, mengingat waktu sudah sangat singkat. Kami harus ikut dalam perlombaan iman yang diwajibkan Allah sambil mengarahkan mata yang terus tertuju kepada Yesus dan menanggalkan beban serta meninggalkan dosa yang begitu merintangi kami, berlari terus sampai kepada tujuan sehingga visinya Allah melalui Gereja-Nya tercapai. Banyak hal yang harus kami hadapi, serangan-serangan setan yang berusaha membuat kami kehilangan semangat pelayanan, juga hasutan-hasutan setan untuk mengurangi persatuan dan kesehatian para pengerja-Nya. Tapi kami sudah dilatih oleh Roh Kudus untuk menghadapinya dengan Iman dan Kuasa Allah, hingga semua itu terselesaikan dengan penuh kemenangan. Halleluya! Gereja yang diawali oleh persekutuan doa kecil hasil penginjilan dan pelayanan pribadi, akhirnya berkembang jadi 8 Gereja RDSB: Bandung sebagai pusatnya ada 3 gereja. Di Jakarta, ada 3 gereja, pun di Denpasar Bali dan di Muara Teweh, Kalimantan Tengah. Tuhan bekerja begitu indahnya hingga ditengah kondisi dunia yang seperti ini, Gereja RDSB menjadi berkat bagi banyak orang. Berkat Kuasa Roh Kudus dan iman kami kepada Tuhan Yesus, banyak orang dapat dimerdekakan dari masalah mereka dan keluar sebagai pemenang. Kami percaya ini semua karena kasih Tuhan yang luar biasa sehingga melalui Gereja-Nya yang Dia bangun sendiri lewat pelayanan kami, menjadi jawaban bagi dunia. Puji, hormat dan syukur hanya bagi Dia! Maka di kesempatan ini kami sertakan rangkuman dari kesaksian sebagian orang-orang yang diberkati dan mengalami pertumbuhan iman di dalam Tuhan Yesus melalui pelayanan Gereja RDSB. Mereka menjadi wakil dari sekian banyak orang yang sudah mengecap anugerah Tuhan yang dahsyat melalui pelayanan kami, disaksikan pada saat kebaktian Praise, Worship and Prayer yang diadakan setiap hari Kamis sebulan sekali, pada minggu pertama di Gereja RDSB Bandung Pusat Jl. Sukarno Hatta 73. Kami percaya kesaksian-kesaksian ini menjadi berkat bagi Anda dan semuanya untuk memuliakan Nama Tuhan kita Yesus Kristus. AMIN !
1. Ibu Lany dari Bumi Parakan Asri, Bandung.
Saya bersyukur kepada Tuhan, dengan bergabungnya saya di Gereja RDSB, iman saya sangat bertumbuh dan saya banyak mengalami berkat rohani, jasmani maupun materi. Serta disingkapkan banyak pengajaran Firman Allah melalui seminar-seminar yang diadakan oleh gereja ini. Saya jadi mengenal pelayanan dengan kuasa Roh Kudus. Waktu Gereja RDSB mengadakan Seminar Wanita Perjanjian Baru, saya mengikutinya dan dibukakan kebenaran Firman Tuhan mengenai permasalahan kaum wanita. Diantaranya, kutuk kaum hawa yang membuat banyak masalah dialami kaum wanita disekitar kandungannya. Sayapun termasuk wanita yang bermasalah ketika haid tiba. Selalu merasa sakit dan lemah sekali, kadang-kadang begitu sakitnya sampai mengganggu aktifitas saya. Ketika session ini selesai disampaikan, Ibu Daud mengadakan pelayanan pemutusan dan pelepasan kutuk kaum hawa. Karena saya pengerja di gereja ini, saya membantu melayani peserta lain, tapi ternyata saya bermanifestasi sendiri dan mengalami pelepasan. Apa yang terjadi sesudah itu? Bulan berikutnya saat saya mendapat haid, saya tidak lagi mengalami sakit dan lemah tubuh. Saya tetap segar dan aktifitas saya tidak terganggu. Kesaksian yang lain lagi, hidung suami saya sering bermasalah. Kadang-kadang seperti tersumbat hingga merasa sesak bernafas. Kata dokter, tulang hidungnya agak bengkok. Karena di gereja ini kami diajarkan iman, termasuk iman untuk mengalami mujizat, maka kami sepakat untuk doa dengan sehati. Tengah kami berdoa dan menyembah Tuhan, tiba-tiba Urapan Kuasa Roh Kudus bekerja membuat hidung suami saya bergerak-gerak lama sekali. Ternyata hidung suami saya sembuh! Urapan-Nya sudah meluruskan tulang hidung suami saya. Halleluya! Pada suatu hari suami saya digerakkan Roh Kudus untuk memberkati temannya yang mengalami kecelakaan. Saya berpikir bahwa berkat yang harus kami berikan nilainya cukup besar. Tapi kami mau tunduk kepada pimpinan Roh Kudus, ternyata begitu berkat itu kami berikan kepada teman kami, tak berapa lama Tuhan mengganti dengan berkat yang jumlahnya lebih besar dari seseorang yang digerakkan oleh Roh Kudus. Saya percaya bahwa Anak-anak Allah tidak pernah kekurangan berkat. Meski suami saya sudah memutuskan untuk full-timer melayani Tuhan, saya tidak khawatir. Saya malah bersyukur. Puji Tuhan! 
2. Bapak Yana Permana - Taman Kopo Indah
Dulu saya punya problem menjelang pernikahan. Puji Tuhan masalah itu bisa selesai bersama Tuhan Yesus melalui pelayanan Pnt. Andereas Samudera dan Pnt. Dorcas Daud. Akhirnya saya beribadah di Gereja RDSB. Saya menikah serta diberkati disini juga. Tapi karena saya sering mengandalkan otak, iman saya jadi up and down. Bahkan saya kemudian lama tidak beribadah di gereja ini lagi. Sampai suatu saat, isteri saya mau melahirkan dan saya dalam keadaan tidak punya pekerjaan. Otomatis biaya melahirkan belum punya. Begitu juga dengan tempat tinggal. Tapi Tuhan sungguh ajaib. Pada waktu isteri saya sudah melahirkan dan harus pulang, saya bisa membayar seluruh biayanya, padahal isteri saya melahirkan di RS. Boromeus yang cukup mahal. Bahkan saya bisa membawa anak dan isteri saya pulang ke rumah kontrakan yang baru. Bagaimana cara Tuhan memberkati kami? Seorang pengerja Gereja RDSB meminta supaya saya menawarkan rukonya yang mau dijual dengan harga Rp. 600.000.000,- setelah sebelumnya mengijinkan saya menempati ruko itu sementara waktu. Melalui banyak doa dan memuji Tuhan, akhirnya Dia kirim pembelinya dan saya dapat komisi yang lumayan hingga bisa bayar biaya rumah sakit dan kontrak rumah yang cukup bagus. Saya pernah bertekad mau membeli mobil, sampai ketika saya melihat Mazda tahun 87, saya tertarik dan saya ambil dulu untuk dicoba. Ternyata beberapa hari kemudian mobil itu rusak cukup berat. Saya coba perbaiki sendiri, tapi tidak sanggup. Yang punya mobil mendesak terus. Akhirnya saya bawa ke bengkel, kata tukangnya, kerusakan mobil sangat parah dan biaya perbaikannya cukup besar. Akhirnya saya biarkan saja mobil itu, kemudian saya ikut Kursus Pelayanan Pribadi yang diselenggarakan oleh Gereja RDSB. Setelah ikut KPP, saya mulai berani memberitakan Injil kepada banyak orang. Bahkan tergerak menyiapkan ayat-ayat Firman Tuhan untuk saya sampaikan kepada orang lain. Dari Gereja ini pula, saya mendapat Majalah Berita Sorgawi yang dibagikan secara gratis. Di majalah edisi kelima, saya dibukakan tentang pelayanan Malaikat Allah ketika membaca kesaksian Malaikat memperbaiki komputer yang rusak. Saya pikir kenapa saya tidak mencobanya? Saya doa sungguh-sungguh dengan iman, saya perintahkan malaikat untuk perbaiki mobil saya, ternyata dengan cepat sekali mobil saya bisa distarter dan jalan lagi, hanya tinggal diganti timing bellnya. Saya akui, ketika tidak beribadah di Gereja RDSB, hati saya kering, roh saya terasa padam. Di gereja ini, saya mendapat banyak berkat rohani, jasmani, maupun materi dari Tuhan. Iman saya bertumbuh. Pengenalan akan Firman Tuhan juga banyak sekali. Dalam suatu kebaktian disini, Ibu Daud berkhotbah dari Yeremia 17: 5-8 yang intinya siapa yang diberkati dan siapa yang mengandalkan Tuhan. Saya tertegur, ternyata kalau saya mau menjadi orang yang diberkati oleh Tuhan, saya harus 100 % mengandalkan Dia. Saya sudah sering membaca ayat ini, tapi saat itu Tuhan sepertinya bicara secara pribadi kepada saya. Sekarang saya mau mengandalkan iman saya pada Tuhan saja, saya percaya hidup kami sekeluarga selalu diberkati oleh-Nya. Amin!
3. Ibu Melanie dari Cijerah
Shalom! Mungkin kalau saudara melihat tangan saya ini kelihatannya tidak apa-apa. Tapi sebetulnya, ada sesuatu dalam urat saya. Kata dokter saya kena sakit asam urat. Saya sudah berdoa tapi belum sembuh juga. Bulan lalu melalui pernyataan Roh Kudus, Ibu Daud mengatakan saya bimbang dan ragu-ragu. Memang betul. Makanya saya tidak dapat sembuh-sembuh. Banyak orang menyuruh saya pantang makan ini-itu. Termasuk kacang dan sebagainya. Tapi saya tetap percaya bahwa oleh bilur-bilur Tuhan Yesus, saya telah sembuh seperti yang diajarkan di Gereja RDSB. Tadi waktu ada pernya-taan Tuhan di kebaktian ini, saya merasa dijamah Tuhan seperti kena strum dan puji Tuhan saya sembuh!
4. Ibu Maria dari Cangkuang, Cimahi
Saya bersyukur kepada Tuhan, karena Dia begitu baik. Dia selalu memberi hal-hal yang luar biasa kepada kita, dan bagi saya pribadi, terutama sesudah saya mengikuti kebaktian-kebaktian di Gereja RDSB. Di gereja ini, saya mendapat banyak hal yang baru. Apalagi sesudah ikut KPP, saya mulai berani masuk dalam pelayanan. Walau dalam pelayanan saya kadang-kadang mengalami badai, tapi saya percaya Tuhan Yesus selalu menyertai saya dengan Urapan-Nya. Puji Tuhan karena di Gereja RDSB ini pengerjanya baik-baik, kompak dan tidak saling sikut-sikutan. Saya percaya ini karena para penatuanya kuat didalam Firman dan Roh. Kemarin saya diperhadapkan pada persoalan dengan seorang hamba Tuhan dimana saya mendukung pelayanannya di tempat lain. Tapi saya dengan mudah cepat bisa mengampuni dan memberkati, juga dengan melakukan pengakuan iman seperti yang diajarkan di Gereja RDSB, saya pun terbebas. Hati saya sudah sembuh, pulih dan terhibur.
5. Ibu Yopie dari Kopo Permai
Setahun yang lalu, saya pernah membaca iklan di koran Pikiran Rakyat. Disitu dituliskan bahwa Gereja RDSB akan mengadakan Retret Akhir Tahun. Tapi karena kesibukan yang padat akhirnya saya tak bisa mengikutinya. Awal September keluarga kami alami masalah. Saya teringat kembali kepada Gereja RDSB. Tapi bagaimana saya dapat informasinya? Akhirnya saya tanya kepada seorang hamba Tuhan. Tapi ia tidak bisa memberi informasi yang lengkap. Saya tidak putus asa, saya tanya kepada hamba Tuhan lainnya, dan saya diberi nomer telepon gereja ini. tapi ketika saya menelepon, tidak ada yang mengangkat. Sementara itu, masalah keluarga belum bisa teratasi, walaupun kami sudah berdoa dan banyak minta dukungan pada hamba-hamba Tuhan lain. Pada puncak krisis masalah kami, ternyata saudara saya dari Jakarta datang walaupun dia tak pernah mengunjungi saya. Dia memberi saya Majalah Berita Sorgawi. Saya terkejut. Ini dia yang saya cari! Saudara saya bilang: "Kesini saja." Akhirnya kami ikut Seminar Kerasulan dan Kenabian yang diselenggarakan oleh Gereja RDSB. Dan suami saya didoakan oleh Pnt. Andereas Samudera, sedangkan saya didoakan oleh Ibu Daud. Puji Tuhan, masalah kami sudah selesai. Puji syukur kepada Tuhan Yesus dan terima kasih buat Gereja Rumah Doa Segala Bangsa, kami mendapat berkat dari pelayanan disini.
6. Dody Darmanto dari Soreang
Melalui Gereja RDSB, berkat Tuhan yang saya terima banyak sekali. Banyak hal-hal luar biasa saya dapatkan. Sebetulnya dari SMA saya sudah senang pelayanan seperti ini. Tentang bernubuat dan karunia-karunia Roh Kudus lain. Tapi saya berpindah-pindah gereja, hingga hal seperti itu menjadi padam. Melalui berbagai seminar yang diselenggarakan di gereja ini, saya diingatkan tentang pelayanan dan merasa menggebu-gebu lagi untuk melayani, juga iman saya dibangun kembali. Suatu hari, kami akan mengadakan Persekutuan Doa, tiba-tiba turun hujan. Saya doa supaya hujan berhenti, ternyata tak lama, hujan betul-betul berhenti. Ketika saya ikut KPP, pulangnya selalu malam dan rumah saya cukup jauh. Orang tua saya dan teman-teman saya khawatir saya nanti sakit karena kecapaian. Ternyata saya tidak sakit dan tidak pernah merasa lelah. Malahan makin merasa segar. Pada waktu saya ikut Seminar Kerasulan Kenabian, hari pertama saya terkena flu, tapi saya mau menghadapi dengan iman. Setelah saya datang ke gereja, saya sembuh, karena mendengar kesaksian dalam pengajaran seminar tersebut, tentang para pelopor iman, diantaranya Alexander Dowie dan sebagainya.
7. Bapak Tery dari Manokwari, Irian Jaya
Saya belajar banyak pengajaran-pengajaran dari sini, dan saya mendapat berkat yang luar biasa. Saya tidak temukan hal-hal seperti ini di tempat lain. Puji Nama Tuhan Yesus! Saya dulu budak mamon, jadi segala sesuatu pakai pikiran saya sendiri. Tapi sekarang sudah bertobat. Saya diberkati melalui pelajaran iman di RDSB ini, dimana kalau kita sakit, kita perlu pengakuan iman, supaya kita pindah dari hidup dihukum daging kedalam hidup di hukum Roh. Seperti yang tertulis didalam Roma 8: 1-2. Kita harus menyangkal penyakit itu sehingga kita dibebaskan oleh hukum Roh. Dan kita mengaku terus bahwa kita sudah dibebaskan. Sejak saya mengerti kebenaran ini, saya tidak pernah sakit lagi. Dan saya jadi berani untuk dipakai Tuhan untuk menyembuhkan orang yang sakit kanker dengan iman. Pada waktu saya dipenuhi Roh Kudus saya mendapat 150 macam bahasa. Ternyata itu bahasa Roh dari Roh Kudus. Dan bahasa Roh berguna untuk kita, supaya kita tetap punya Roh yang menyala-nyala, sehingga doa kita ada kuasanya. Halleluya!
8. Rudolf dari Cipedes
Selama berada di Gereja RDSB 3 tahun, saya baru berani bersaksi sekarang. Setahun yang lalu, saya pernah minta didokan oleh Ibu Daud supaya saya punya bass baru. Besoknya saya lihat-lihat berbagai bass di toko, dan saya senang dengan sebuah bass yang ada di situ. Masalahnya, saya belum punya uang untuk membelinya. Saya bilang pada penjual bass, supaya bass yang saya suka jangan dijual pada orang lain, sebab saya mau membelinya. Dia bilang, saya harus bayar uang muka supaya bass itu disimpan untuk saya. Wah bagaimana ini. Tiba-tiba beberapa hari kemudian, saya dapat tawaran pekerjaan, dari situ saya mendapat berkat sebesar harga bass. Puji Tuhan, akhirnya bass itu terbeli. Ibu Daud pernah bersaksi tentang pelayanan beliau ke Belanda, ketika saya mendengarnya, saya jadi kepengen kesana tapi untuk bekerja. Saya kursus bahasa Belanda walau tidak tahu kapan akan pergi ke sana. Suatu hari, ada tawaran oleh seseorang untuk kerja di Belanda, dan dia yang akan mengurus kepergian saya. Akhirnya passport, visa dan lain-lain sudah diurus. Menjelang seminar wanita di gereja RDSB, saya sudah harus ambil keputusan, berangkat atau tidak ke Belanda. Anehnya, saya merasa tidak damai sejahtera. Lalu saya berdoa, dan akhirnya saya ambil keputusan tidak jadi berangkat. Saya tentunya dimarahi oleh sponsor saya. Tapi saya berdoa: "Tuhan, kalau saya tidak jadi berangkat ke Belanda, Engkau yang pelihara saya." Pada waktu itu, uang saya tinggal Rp. 5000,- Sedangkan saya harus pergi ke gereja untuk pelayanan, makan, transportasi dan sebagainya. Tuhan berbicara kepada saya dengan memberikan ayat firman-Nya dari Mazmur. 107: 4-6, yang isinya: "Ada orang-orang yang mengembara dipadang belantara, jalan ke kota tempat kediaman, orang tidak mereka temuka, mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu didalam diri mereka. Maka berseru-serulah mereka kepada Tuhan dalam kesesakan mereka, dan dilepaskannya mereka dari kecemasan mereka." Saya bilang: "Tuhan Engkau sudah berbicara mana buktinya?" Tiba-tiba, tak lama kemudian, ada seorang pemuda telepon kepada saya: "Rudolf saya kebayang mukamu terus. Saya sempat bingung juga mesti berbuat apa ketika saya terus menerus melihat mukamu, tapi Tuhan menyuruh saya memberi berkat ini buat kamu." Halleluya! Ini mujizat dari Tuhan. Saya tak pernah kekurangan karena Tuhan selalu memberkati saya. Saya percaya kalau saya nanti ke Belanda, bukan untuk kerja dunia, tapi untuk pelayanan. Mungkin ke Belanda untuk pelayanan sama-sama dengan Ibu Daud dan team. Amin!
9. Bapak Tedi Lisianto dari Jl. Kol. Supadio
Pada waktu disini diadakan Seminar Doa yang Berkuasa, saya ikut, dan saya didoakan dari sakit pinggang. Puji Tuhan, langsung sembuh dan sampai sekarang tidak pernah sakit lagi. Pertama kali datang ke Gereja RDSB, saya sedang mengalami luka batin dan depresi berat. Sampai tidak pernah bisa tidur. Saya sangat tersiksa. Ada seorang pengerja sebuah gereja menganjurkan saya untuk ikut Seminar Dunia Roh di gereja RDSB. Saya akhirnya ikut pelayanan pelepasan pada pagi harinya. Setelah saya dilayani pelepasan disini, malam harinya saya bisa tidur nyenyak 4-5 jam. Psikiater pernah bilang, saya tidak bisa disembuhkan. Tapi ternyata Tuhan Yesus bisa sembuhkan saya. Akhirnya saya ikut seluruh kebak-tian di gereja ini. Puji Tuhan, saya merasakan kuasa mujizat dari Tuhan Yesus yang luar biasa.

10. Seorang Oma yang disembuhkan dari komplikasi penyakit
Saya mengucap syukur kepada Tuhan. Tadi dari rumah, dada saya terasa sakit sekali. Saya sampai tidak tahan. Tapi tadi dalam kebaktian ini, ketika Roh Kudus menyatakan disini ada yang sakit dada, saya dijamah oleh Tuhan, dan sekarang sudah sembuh. Saya merasa sukacita luar biasa. Sebelumnya saya dibawa ke RS. Lippo Karawaci, saya diperiksa, kata dokter saya sakit jantung, darah tinggi, gula, dan saya discaning. Tapi saya lebih percaya pada Tuhan Yesus. Sebab oleh bilur-bilur-Nya saya telah disembuhkan. Dan ternyata betul. Hari ini di Gereja RDSB saya sudah disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Saya berterima kasih kepada Tuhan Yesus!
11. Ibu Kikin dari Cipedes
Kasih Tuhan pada keluarga saya luar biasa. Awalnya, saya tidak percaya pada pengajaran Barang-barang Tumpas karena saya senang benda-benda seperti itu. Terutama bebek-bebekan. Kalau saya pergi kemana saja pasti saya selalu beli bebek-bebekan. Apalagi anak, disekeliling tempat tidurnya, banyak boneka. Keluarga kami senang boneka. Termasuk anak laki-laki saya. Di Gereja RDSB, saya mendengar kebenaran Firman Tuhan, bahwa Tuhan tidak suka patung-patung dan boneka, karena boneka juga patung. Tadinya saya mengeraskan hati, tidak mau percaya. Kemudian saya ikut Pemuridan Kelompok Murid di Gereja RDSB, saya dilayani dan diterangkan tentang pengajaran barang tumpas lebih lanjut. Barang tumpas adalah kejijikan dan kekejian di hadapan Tuhan. Kami juga didukung doa, supaya Roh Kudus memberi pengertian ini kepada seluruh keluarga kami. Puji Tuhan, kami mengerti dan setuju untuk membakar barang-barang tumpas kami. Semua ada empat karung. Tapi iblis tidak suka. Besoknya selama tiga hari saya diserang. Badan saya sakit semua. Kami berdoa, saya sembuh tapi suami saya setiap jam 1 atau 2 pagi, selalu sakit tenggorokan, terasa seperti ditusuk-tusuk dengan jarum. Kami berdoa mengusir semua kuasa-kuasa kegelapan itu, dan juga kami didukung oleh saudara-saudara seiman di Gereja RDSB. Puji Tuhan dalam waktu singkat suami saya sudah terlepas dan sembuh. Kami sekarang benar-benar tidak memiliki barang-barang tumpas lagi, dan kami sekeluarga merasa damai sejahtera.
12. Ibu Lydia dari gempol Asri
Hari Minggu kemarin, saya dipanggil oleh seorang hamba Tuhan yang sering ngomongin saya sesat karena saya sekarang ikut kebaktian di Gereja RDSB. Hamba Tuhan itu ternyata sedang sakit. Isteri hamba Tuhan itu memanggil saya, untuk mendoakan suaminya, padahal tadinya saya dilarang menengok. Akhirnya saya datang. Ternyata hamba Tuhan itu sakit batu ginjal dan batunya sudah tiga buah. Juga ususnya kena asam urat. Saya bilang dulu kepada hamba Tuhan itu: "Pak, saya orang sesat kalau saya doakan mau nggak? Saya datang dengan suami saya, nanti suami saya yang berdoa dan saya yang akan tumpang tangan. Boleh nggak?" Sebenarnya waktu itu saya akan minta Ibu Pnt. Dorcas Daud untuk bersama saya mendoakan, tapi suami saya bilang bahwa beliau sedang ada acara keluarga dalam rangka tunangan puteranya di Villa Istana Bunga. Jadi kami pergi sendiri. Setelah saya doakan, hamba Tuhan itu berkata: "Wah... bener ya tanganmu kaya ada setrumnya. Padahal sebetulnya saya harus menghadiri acara Ulang Tahun sebuah Gereja di Medan. Bagaimana ini?" Saya segera menjawab dia dengan iman: "Bapak pasti bisa berangkat ke Medan. Karena Bapak sudah sembuh." Halleluya! Besoknya betul-betul hamba Tuhan ini sudah sembuh dan bisa berangkat ke Medan.
13. Nyoman Made dari Denpasar Bali
Saya banyak dengar Gereja RDSB dibilang orang sesat. Sebenarnya kita tidak boleh menghakimi. Jangan-jangan malah kita nanti yang menghakimi Tuhan. Saya banyak mendapat berkat Tuhan melalui pelayanan Gereja RDSB. Kemarin saya ikut Seminar Kenabian dan Kerasulan dan Roh Kudus bekerja luar biasa sehingga saya sekarang berani dipakai oleh Dia untuk bernubuat. Dalam seminar itu kita diajarkan untuk bernubuat kepada benda-benda juga. Suatu hari saya dipakai oleh Roh Kudus bernubuat kepada hujan. Saya tanya Roh Kudus terlebih dahulu: "Roh Kudus apa kata-Mu tentang hujan?" Tiba-tiba Roh Kudus memberi penglihatan kepada saya tentang tanah tandus dan pohon. Saya tanya: "Apa artinya ini Roh Kudus?" Roh Kudus menjawab: "Nyoman, hendaklah hatimu seperti tanah yang tandus dan seperti pohon itu, yang selalu menanti-nanti datangnya hujan. Biarlah engkau selalu merasa haus akan urapan Roh Kudus." Wah..., saya senang sekali! Sejak saat itu, kalau saya tanya Roh Kudus, Dia pasti menjawab. Jadi kalau kita mau melatih telinga Roh kita pasti kita bisa peka mende-ngar suara Roh Kudus. Saya juga mendapat pengajaran dari Tuhan melalui hamba-Nya disini, tentang tiga mata roh. Kesatu, Mata Jasmani, kedua, Mata Jiwa atau Mata Hati dan ketiga, Mata roh. Mata Jasmani dimana kita bisa melihat benda-benda di alam materi ini. Sedangkan Mata Jiwa atau Mata Hati, misalkan kalau kita mendengar Firman Tuhan yang disampaikan, kita bisa mengerti, berarti mata jiwa atau mata hati kita terbuka. Pada waktu kita bisa melihat Malaikat atau hal-hal lain di alam roh, berarti Mata Roh kita terbuka. Kalau selama ini kita cuma bisa melihat dengan mata jasmani saja, berarti dua mata yang lainnya belum terbuka. Nah, mata-mata tersebut harus dibuka dengan minta pertolongan Roh Kudus. Kemarin ini saya sakit pinggang, saya didoakan, langsung sembuh. Sebelumnya Roh Kudus beri penyingkapan bahwa saya sakit pinggang karena saya kecewa. Memang betul, saya kecewa kepada kakak saya. Tapi saya sudah mengampuni dia. Saat saya kesini sakit kaki dan sakit pundak, ketika didoakan di kebaktian Praise Worship and Prayer ini, saya mengalami kesembuhan. Sebetulnya sejak saya mengenal Kebenaran Firman Tuhan menegenai Hidup oleh Iman yang diajarkan oleh Gereja ini, saya tidak pernah sakit lagi. Ini adalah berkat yang paling berharga bagi saya, yaitu berkat Kesehatan Sorgawi. Jadi tidak perlu makan obat ini-itu lagi. Tadi pagi saya ikut Benteng Doa di gereja ini, dan sehabis doa saya banyak berbincang-bincang tentang Firman Tuhan dengan seorang pengerja disini, puji Tuhan saya merasa sangat diberkati.
14.Seorang Bapak Muda yang diberkati
Saya berlatar belakang Kristen Karismatik. Kemudian saya ikut Seminar Doa Yang Berkuasa di Gereja RDSB. Tuhan mengajar banyak kebenaran-kebenaran Firman-Nya secara luar biasa. Saya juga mengikuti pelayanan pelepasan disini. Di Gereja ini, saya mendapat pengertian bahwa kita adalah satu tubuh Kristus dan kita tidak perlu menonjolkan nama gereja sendiri, karena kita semua ini adalah Gerejanya Tuhan Yesus. Sesudah saya ikut Seminar Doa, Tuhan banyak sekali mengajar dan membuka hati serta pikiran saya. Misalnya, masalah perpuluhan, disini diajarkan kita perlu bertanya pada Roh Kudus. Selama 19 tahun saya menjadi orang Kristen, banyak sekali yang belum saya ketahui selama ini. Sekarang saya baru mengerti dan masih terus belajar lebih banyak lagi melalui gereja ini. Waktu saya ikut KPP, ketika 3 hari terakhir, saya mendapat oil of joy untuk pertama kalinya. Rasanya seperti terbang dan diterpa angin. Rupanya itu adalah Kuasa Roh Kudus. Yesus Luar Biasa!
15. Ibu yang Sakit Pinggang Sembuh Puji Tuhan!
Sebetulnya saya sudah lama sakit pinggang dan tidak sembuh-sembuh. Tapi tadi ketika ada pernyataan dari Roh Kudus dalam Kebaktian Praise Worship and Prayer melalui ibu Daud bahwa disini ada yang lagi sakit pinggang dan Tuhan sudah sembuhkan, silahkan maju, sayapun akhirnya maju kedepan. Eh…. langsung sembuh! Halleluyah! Saya banyak diberkati dengan pelayanan disini.
16. Ibu Naomi Abraham dari Cihanjuang
Disini saya mau menyaksikan pengalaman dengan cucu saya yang berusia sebelas bulan. Dia lagi senang belajar jalan. Suatu hari dorongannya menarik kabel dan mengenai wajahnya di bawah mata. Saya bingung sekali, kalau sampai luka yang dalam bagaimana? Sejak saya belajar hidup dalam iman di Gereja RDSB, saya sudah tidak pernah sedia obat lagi. Saya hanya mengandalkan Urapan Roh Kudus dan percaya pada Kebenaran Firman Allah. Akhirnya kami berdoa dan suami saya mengoleskan Darah Yesus melalui minyak urapan. Puji Tuhan sembuh! Dari kecil saya juga ajari anak ini untuk tidak ngompol kalau tidur dengan cara saya doakan supaya tidak ngompol. Ternyata anak ini tidak pernah ngompol kalau tidur dan sehingga tidak perlu pakai perlak.
17. Ibu Ahauw
Hari Senin tanggal 16 September 2002 saya pergi ke Jakarta menghadiri Kebaktian Pengucapan Syukur Ulang Tahun RDSB Jakarta bersama suami saya. Malam harinya kami harus pulang ke Bandung. Kata orang-orang kalau sudah malam tidak ada kendaraan untuk ke Bandung. Tapi kami dengan iman percaya kami pasti dapat kendaraan dan kami tetap bersyukur. Tiba-tiba ada kendaraan yang kernetnya berteriak-teriak:"Rambutan... Rambutan...!" Langsung kami naik kendaraan itu dan sesampainya disana langsung ada Bis Patas. Puji Tuhan! Anak Allah pasti ditolong Tuhan. Sampai di Bandung sudah pagi dan pinggang saya terasa sakit sekali. Pada waktu jemaat menyembah di kebaktian Praise Worship and Prayer tadi, saya pegang transparansi pujian di proyektor, dan saya mendapat Urapan Kuasa Roh Kudus, tubuh saya terasa ada sesuatu yang hangat mengalir dan sekarang saya pinggang saya telah sembuh. Halleluya!!
Tuhan Yesus memang tidak pernah berubah dari dahulu sekarang sampai selama-lamanya. Baik Berkat-Nya, Kasih-Nya, Kuasa-Nya dan Kesetiaan-Nya. Nama Gereja Rumah Doa Segala Bangsa Jemaat Kuasa Allah adalah nama yang sudah Tuhan berikan. Melalui nama pemberian-Nya, kami percaya Tuhan akan banyak mendemonstrasikan Kuasa-Nya yang dahsyat dan ajaib bagi pemulihan gereja-Nya di seluruh bangsa-bangsa. Sehingga semua lutut bertelut menyembah Yesus adalah Raja serta semua lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan!
Berkat Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Roh Kudus menyertaimu senantiasa! Selamat Ulang Tahun Yang Ke-empat! Muliakan terus Nama Tuhan, Menangkan banyak jiwa, Ajar semua orang percaya untuk melakukan apa yang sudah Tuhan ajarkan kepadamu. Pantang mundur, kembangkan sayapmu kekanan dan kekiri, segala Bangsa akan Tuhan kirim kepadamu. Dan mereka akan memuliakan Allah bersama-sama. Amin.