Kesaksian Jeanne Kaligis
Saat ini ada banyak orang Kristen atau anak Tuhan yang sudah kehilangan kepercayaan pada Firman Tuhan yang hidup. Banyak yang tidak lagi percaya akan kuasa darah Yesus yang sanggup menyembuhkan mereka dan mampu melepaskan manusia dari berbagai ikatan dosa. Hal itupun pernah terjadi pada kami.
Sebelas tahun bukanlah waktu yang pendek bagi kami suami istri untuk mendapat keturunan. Segala upaya sudah kami lakukan, lima kali inseminasi buatan, satu kali laparoscopy, satu kali hydrotubasi, satu kali ronsen rahim serta ratusan kali diathermy rahim, belum lagi obat-obatan yang merupakan hormone untuk memicu terjadinya kehamilan yang sudah menghabiskan biaya tidak sedikit. Sekitar tujuh tahun kami habiskan untuk pindah dari satu dokter ke dokter yang lain. Hasilnya tetap nihil dan hanya menimbulkan kekecewaan saja.
'Kalau bukan Tuhan yang membuka pintu tidak ada seorangpun yang bisa membukanya. '
Akhirnya kami, khususnya saya, capek sendiri dan jenuh pergi ke dokter kandungan. Jadi, meskipun suami menyuruh saya untuk kembali ke dokter, saya sudah tidak mau. Dan rupanya memang itu yang Tuhan mau, kita tidak bergantung pada manusia bahkan pada diri sendiri, tapi sepenuhnya-seluruhnya bergantung pada Dia saja, saya diingatkan melalui Firman-Nya di Yeremia 17: 5 - 8.
Mulai saat itu saya hilangkan dari pikiran saya, yaitu pikiran untuk berusaha sendiri atau cari-cari lagi dokter mana yang belum kami datangi. Stop sama sekali! Sejak saat itu saya berusaha banyak bersekutu dengan Dia lewat doa serta memohon ampun atas segala dosa kesalahan yang sudah saya perbuat. Tidak lupa yang penting juga... mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Karena kalau itu juga tidak dilakukan, bisa menjadi penghalang bagi jawaban doa kita.
Selama tiga bulan secara rutin, hal inilah yang saya lakukan setiap pagi, yaitu mengoleskan minyak urapan di bagian perut (rahim) sambil memberkati dan menumpang tangan pada kandungan saya. Saya ucapkan perkataan iman "Terima kasih Tuhan Yesus untuk kandunganku yang sehat sempurna yang sudah Engkau berkati, terima kasih untuk setiap bagian dari kandunganku yang berfungsi dengan sempurna. Aku memberkati ke-dua indung telurku untuk menghasilkan sel-sel telur yang sehat, aku memberkati benih suamiku, aku menolak kutuk keguguran, aku tolak kutuk mandul dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Itu saya lakukan sambil mengoleskan minyak urapan.
Sungguh diluar dugaan, padahal kami baru pindahan rumah dan saya waktu itu ikut sibuk angkat-angkat barang, tapi kalau Tuhan sudah memberi, tidak ada yang bisa menghalangi. Saya hamil! Puji Tuhan.
Sekarang Samuel sudah berusia empat bulan, pertumbuhannya sangat baik, tampan dan puji Tuhan dia tidak sakit-sakitan. Samuel sudah banyak ketawa dan senyumnya manis sekali.
Terpuji Tuhan! Tuhan sungguh baik, amat sangat baik!