Oleh : Andreas BayuBanyak orang yang hidupnya terikat. Keterikatan akan sakit-penyakit, kutuk-kutuk, kemelaratan, stress, dan lainnya. Ada orang-orang terikat yang tak sadar bahwa mereka sebenarnya terbelenggu, namun ada yang sadar, ingin merdeka, tapi sulit melepaskan diri dari keterikatan. Akhirnya mereka berkesimpulan: memang sudah kehendak Allah bila mereka mengalami hal tersebut. Allah akan berikan sukacita bila waktu-Nya sudah tiba. Ini adalah sikap pasrah yang sering diperbuat sebagian Anak-anak Allah. Sebagai Anak Allah, saya tahu hal itu bukan jawabannya, karena saya menemukannya di Yohanes 8: 31-32 "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." dan Yohanes 8: 36 "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.
Ternyata kalau orang hidup didalam Kebenaran Firman, kebenaran-Nya memerdekakan dia. Yesus sudah memerdekakan kita oleh bilur-bilur-Nya di kayu salib. Sejak itu, barangsiapa percaya, mengakui dengan mulutnya dan mengundang Yesus masuk kedalam hatinya sebagai Tuhan dan Juru Selamat yang membebaskan dia dari dosa, kutuk dan sakit penyakit, maka selesailah persoalan kutuk, penyakit, kelemahan, kesusahan dan kemiskinan. Orang terikat karena tidak tahu kebenaran Firman Tuhan atau ia tidak tinggal di dalam Firman-Nya. Padahal banyak hal yang sudah diberikan kepada kita sejak hadirnya Tuhan Yesus didalam diri kita,
Efesus 1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Jadi bagain orang yang sudah dimerdekakan adalah mengakui kemenangan yang sudah Tuhan Yesus berikan melalui dengan pengakuan iman kita.
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Iman tidak timbul atau tumbuh dari pendengaran lain, pendengaran akan berita, ide atau falsafah dunia. Yang menumbuhkan dan memelihara iman hanyalah Firman Kristus! Jadi Anak-anak Allah harus mendengar Firman Kristus secara sering dan teratur, tak hanya tiap minggu di gereja, tapi baca Firman-Nya secara pribadi dan memperkatakannya hingga telinga kita mendengar apa yang kita ucapkan, maka secara otomatis, iman timbul. Kita tidak perlu tertipu oleh pandangan dan situasi dunia yang tak menentu karena hanya ada satu Kebenaran yang Memerdekakan yaitu Firman Kristus. Iman semakin kuat setelah terus menerus mendengar Firman Kristus. Tapi iman harus disertai tindakan atau perbuatan. Artinya, setelah mendengar Firman-Nya kita harus juga lakukan apa yang dikatakan-Nya.
Yakobus. 2: 17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Iman adalah mendengar dan melakukan firman-Nya. Lukas 6: 47-49 menyatakan ia sama dengan orang yang mendirikan rumah yang dasarnya di atas batu dan rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. Cara orang-orang percaya bertumbuh dalam iman: mempraktekkan kuasa, yang sudah diberikan-Nya. Sebagai orang percaya, kita disertai kuasa ke-Allahan-Nya! Kita dapat usir roh-roh yang tidak berkenan kepada Allah, sebab segala roh dapat ditaklukkan dalam Nama Tuhan Yesus yang penuh kuasa.
Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
Jadilah Anak-anak Allah yang hidup dalam kemerdekaan oleh karena kebenaran Firman-Nya. Setelah mengetahui kebenaran-Nya, jangan lagi kita mau dikuasai keterikatan. Mari, menjadi petanding-petanding dalam perlombaan iman. Gemar mendengar dan mempraktekkan Firman Tuhan dalam hidup kita sehari-hari sebagai Anak-anak Allah yang penuh kuasa ke-Allahan-Nya.
Doa : Tuhan Yesus, terimakasih atas kemerdekaan yang saya peroleh lewat Firman-Mu. Saya mau hidup sebagai Anak Allah yang telah merdeka dalam kebenaran-Mu, yang punya kuasa lepas dan melepaskan orang dari segala keterikatan. Saya percaya Roh Kudus-Mu memimpin saya menuju iman yang mengherankan dunia. Amin.